B A T U "Batu sekeras apapun kalo sedikit demi sedikit di tetesi air, perlahanakan hancur" Yak benar sekali, tapi terkadang ada batu yang sangat keras yang tidak cukup hanya ditetesi air , tetapi juga membutuhkan palu baja yang bisa menghancurkan batu itu. Palu baja itu sakit, sakit banget pastinya. Tapi kalo hanya palu baja yang bisa menghancurkan batu itu.,harus gimana lagi? "Kadang dengan adanya rasa sakit, orang baru akan benar-benar bisa tersadar"                                                                                           fanantika wepe.

B A T U

"Batu sekeras apapun kalo sedikit demi sedikit di tetesi air, perlahanakan hancur"

Yak benar sekali, tapi terkadang ada batu yang sangat keras yang tidak cukup hanya ditetesi air , tetapi juga membutuhkan palu baja yang bisa menghancurkan batu itu.

Palu baja itu sakit, sakit banget pastinya. Tapi kalo hanya palu baja yang bisa menghancurkan batu itu.,harus gimana lagi?

"Kadang dengan adanya rasa sakit, orang baru akan benar-benar bisa tersadar"

                                                                                          fanantika wepe.

Harus Pintar Melihat Tidak bermaksut anti sosial sih. Tapi memang dalam beberapa hal harus ada yang namanya ‘enough’. Dan kadar ‘enough’ antara teman yang satu dengan yang lain memang beda. Tidak bermaksut membeda-bedakan sih. Tapi memang tidak semua teman yang baik itu benar-benar baik dan tidak semua teman yang jahat itu benar-benar jahat. Harus pintar melihat dan harus selalu siaga filter dalam diri dan pikiran.

Harus Pintar Melihat

Tidak bermaksut anti sosial sih. Tapi memang dalam beberapa hal harus ada yang namanya ‘enough’.
Dan kadar ‘enough’ antara teman yang satu dengan yang lain memang beda.

Tidak bermaksut membeda-bedakan sih. Tapi memang tidak semua teman yang baik itu benar-benar baik dan tidak semua teman yang jahat itu benar-benar jahat.

Harus pintar melihat dan harus selalu siaga filter dalam diri dan pikiran.

Maaf. Kamu peluk aku erat,terlalu sangat erat. Hei,aku sesak,tolong lepaskan aku. Aahh.,maaf. Maaf aku tidak sadar memeluk mu terlalu erat. Jangan peluk aku seerat itu,aku bisa mati. Tidak,aku tidak akan membiarkan kamu mati. Kalo gitu lepaskan pelukan mu! Tidak,ak tidak akan melepaskan pelukan ku. Jadi kamu mau aku mati sesak. Tidak, tentu aku tidak akan membiarkanmu mati.Aku akan merenggangkan,agar kamu bisa tetap bernafas lega dalam pelukan ku. Maaf. - Fanantika W. Putri

Maaf.

Kamu peluk aku erat,terlalu sangat erat. Hei,aku sesak,tolong lepaskan aku.
Aahh.,maaf. Maaf aku tidak sadar memeluk mu terlalu erat.
Jangan peluk aku seerat itu,aku bisa mati.
Tidak,aku tidak akan membiarkan kamu mati.
Kalo gitu lepaskan pelukan mu!
Tidak,ak tidak akan melepaskan pelukan ku.
Jadi kamu mau aku mati sesak.
Tidak, tentu aku tidak akan membiarkanmu mati.Aku akan merenggangkan,agar kamu bisa tetap bernafas lega dalam pelukan ku. Maaf.


- Fanantika W. Putri

#TalkAboutCommitment2 “Sebagian dari kita mungkin ada yang mencintai seseorang karena keadaan sesaat. Karena dia baik, karena dia pintar, even mungkin karena dia kaya. Tidak pernah terpikir apa jadinya, kalau dia mendadak jahat, mendadak tidak sepintar dahulu, atau mendadak miskin. Will you still love them, then? That’s why you need commitment. Don’t love someone because of what/ how/ who they are. From now on, start loving someone,  because you want to.” Ninit Yunita, penulis novel “Test Pack” | @istribawel

#TalkAboutCommitment2

Sebagian dari kita mungkin ada yang mencintai seseorang karena keadaan sesaat. Karena dia baik, karena dia pintar, even mungkin karena dia kaya. Tidak pernah terpikir apa jadinya, kalau dia mendadak jahat, mendadak tidak sepintar dahulu, atau mendadak miskin.

Will you still love them, then?
That’s why you need commitment.
Don’t love someone because of what/ how/ who they are.
From now on, start loving someone, 
because you want to.


Ninit Yunita, penulis novel “Test Pack” | @istribawel

#TalkAboutCommitment1 “Jarang dari kita berpikir : ‘I love her because of the way she treats me’. > What happens if she stops treating you the way you love? ‘I love him because of the way he makes me feel’. >Then what happens if he stop making you feel that way? ‘I love her because she’s so beautiful’. >Three weeks later, a bus hit her. ‘I love him because he fall on my feet with roses and jewels’. >Out of the blue, he’s broke that he couldn’t buy you roses and jewels anymore. Jarang ada yang mengatakan: ‘Saya sayang dia karena saya ingin sayang dia’.” Ninit Yunita, penulis novel “Test Pack” | @istribawel

#TalkAboutCommitment1

Jarang dari kita berpikir :

‘I love her because of the way she treats me’.
> What happens if she stops treating you the way you love?

‘I love him because of the way he makes me feel’.
>Then what happens if he stop making you feel that way?

‘I love her because she’s so beautiful’.
>Three weeks later, a bus hit her.

‘I love him because he fall on my feet with roses and jewels’.
>Out of the blue, he’s broke that he couldn’t buy you roses and jewels anymore.

Jarang ada yang mengatakan: ‘Saya sayang dia karena saya ingin sayang dia’.”

Ninit Yunita, penulis novel “Test Pack” | @istribawel

“Lihat! Lihat bulan itu tertawa! Bulan itu tertawa lho disaat kamu sedang mengemis segelas air hangat dalam dinginnya gelap malam.”
“"Someday" Tanam kata itu baik-baik dalam diri kalian. Sejatuh apapun, sehancur apapun, percayalah dengan ‘someday’. Tidak ada orang yang selamanya di bawah, pasti ada waktunya untuk di atas. ‘Someday’…..,”
“Gengsi yang terlalu tinggi bisa membuat kamu lupa bagaimana caranya menghargai orang lain.”
Matahari, Malam, dan Bumi Ya.,aku disini.,selalu memandangmu, memperhatikanmu dari kejauhan. Meski kau tak melihatku,meski tanpa sadar sering kali kau injak aku. aku tetap memandangmu. Kamu adalah matahari yang selalu menyinari hari-hariku. Kamu yang sangat indah hingga aku tak dapat melepaskan pandangan ku dari mu. Silau..,silau.„kamu sangat silau..,kamu menyakiti mataku, kamu membuat penglihatanku memudar. Tapi kamu.„ya.,kamu.,tetap kamu matahari yang selalu aku lihat. Aku benar-benar telah lebih dari membutuhkanmu. Untuk malam. Aku benci malam. Malam adalah saat aku akan kehilangan matahari. aku benci kamu malam. Tidakkah kamu dapat pergi jauh dan tak kembali?? Malam, kau membuat aku semakin kehilangan indah terangnya matahariku. Malam menjawab, “Iya.,aku memang membuatmu jauh dari matahari mu. aku membuatmu kehilangan terangnya cahaya indah dari mataharimu. Tapi aku., malam., akan selalu melindungi kamu dari sengatan matahari yang telah membakar habis hati mu. Tidak sadarkah kamu, tidak bisakah kamu melihat dirimu?? lihatlah dirimu..,!! Cintamu pada matahari telah membakar jiwa dan ragamu. Marahlah!! Bencilah padaku!! Marahlah sesuka hatimu padaku!! tapi aku, aku adalah malam, yang akan terus berusaha untuk melindungimu dari mataharimu. Aku adalah malam, yang tidak akan pernah berhenti untuk menyejukkan hatimu dari panasnya sengatan matahari. Aku adalah malam,yang akan selalu menidurkan ragamu hingga kau dapat kembali riang ketika engkau bangun dikala mataharimu kembali. Meski kau hanya dapat tersenyum memandang matahari. Maka aku hanya dapat tersenyum melindungimu .,wahai engkau Bumi ku yang selalu aku cintai”. Fanantika W. Putri

Matahari, Malam, dan Bumi

Ya.,aku disini.,selalu memandangmu, memperhatikanmu dari kejauhan. Meski kau tak melihatku,meski tanpa sadar sering kali kau injak aku. aku tetap memandangmu. Kamu adalah matahari yang selalu menyinari hari-hariku. Kamu yang sangat indah hingga aku tak dapat melepaskan pandangan ku dari mu.

Silau..,silau.„kamu sangat silau..,kamu menyakiti mataku, kamu membuat penglihatanku memudar. Tapi kamu.„ya.,kamu.,tetap kamu matahari yang selalu aku lihat. Aku benar-benar telah lebih dari membutuhkanmu.

Untuk malam. Aku benci malam. Malam adalah saat aku akan kehilangan matahari. aku benci kamu malam. Tidakkah kamu dapat pergi jauh dan tak kembali?? Malam, kau membuat aku semakin kehilangan indah terangnya matahariku.

Malam menjawab, “Iya.,aku memang membuatmu jauh dari matahari mu. aku membuatmu kehilangan terangnya cahaya indah dari mataharimu. Tapi aku., malam., akan selalu melindungi kamu dari sengatan matahari yang telah membakar habis hati mu. Tidak sadarkah kamu, tidak bisakah kamu melihat dirimu?? lihatlah dirimu..,!! Cintamu pada matahari telah membakar jiwa dan ragamu. Marahlah!! Bencilah padaku!! Marahlah sesuka hatimu padaku!! tapi aku, aku adalah malam, yang akan terus berusaha untuk melindungimu dari mataharimu. Aku adalah malam, yang tidak akan pernah berhenti untuk menyejukkan hatimu dari panasnya sengatan matahari. Aku adalah malam,yang akan selalu menidurkan ragamu hingga kau dapat kembali riang ketika engkau bangun dikala mataharimu kembali. Meski kau hanya dapat tersenyum memandang matahari. Maka aku hanya dapat tersenyum melindungimu .,wahai engkau Bumi ku yang selalu aku cintai”.

Fanantika W. Putri

“Setiap manusia memiliki keindahannya masing-masing, memiliki kelebihannya masing-masing. Jadi alangkah indahnya pula jika kita menerima manusia apa adanya tanpa harus membanding-bandingkannya dengan manusia yang lain dan tanpa berusaha merubah manusia itu menjadi manusia yang lain.”